Disini kita akan membahas bersama tentang perkondisian menggunakan Switch Case .
Apa beda perkondisian if else dan switch case ? Dari segi penggunakan kedua perkondisian ini memiliki syntax yang berbeda
di perkondisian if else yang sudah kita bahas sebelum nya menggunakan syntax:
if ( kondisi )
else
namun kalo di Switch Case syntax nya seperti ini :
switch(kondisi)
{
case 1 : printf("kondisi integer 1"); break;
case 2 : printf("kondisi integer 2"); break;
case 3 : printf("kondisi integer 3"); break;
default : printf("Input yang anda masukan salah"); break;
}
Dapat dilihat di atas dari segi syntax perkondisian if else dan switch case sudah jelas sangat berbeda , tapi memiliki fungsi yang sama .
di if else jika inputan kita memenuhi syarat didalam salah satu perkondisian
maka program akan menjalan kan didalam perkondisian tersebut ,sama hal nya
dengan switch case , kita juga memasukan input dan jika kondisi kita terpenuhi
disalah satu kondisi ( kalau menggunakan perkondisian switch case kondisi nya
ada pada tiap Case ) .
kita akan melihat apa fungsi tiap syntax yang ada di Switch Case :
- yang pertama ( switch )
perintah ( switch ) ini akan mengecek inputan kita apakah memenuhi kondisi nya atau tidak .
- selanjut nya ( case )
perintah ( case ) ini adalah ketika user menginput sesuatu maka akan masuk dulu ke perintah switch lalu akan di cek satu persatu di tiap case yang ada didlm switch . jika memenuhi syarat maka program akan berjalan pada salah satu case yang syarat nya sudah terpenuhi tersebut .
contoh di atas menggunakan case 1 , maksud dari 1 tersebut adalah kondisi yang akan dipenuhi dari inputan user. berarti Kondisi yang akan di penuhi oleh case itu cuma integer 1 / 2 / 3 , selain inputan itu maka dia tidak memenuhi kondisi case apapun dan masuk ke kondisi default.
- lalu ( default )
Perintah ( default ) sama hal nya dengan ( else ) di if else , yaitu "Selain kondisi2 diatas maka dia akan masuk ke kondisi default" .
- Dan yang terakhir ( break )
perintah (break) adalah perintah bawaan dari bahasa C/C++ yaitu untuk mengakhiri suatu proses jika proses nya sudah sampai ke break maka proses nya akan berhenti .
untuk lebih jelas nya kita akan coba mengimplementasikan kan nya dalam Source Code di bawah ini :
/*Program kali ini adalah program untuk memilih menu makanan di suatu restoran dengan menggunakan perkondisian switch case */ #include<stdio.h> int main() { //variable untuk menampung pilihan menu yang akan di over ke perintah switch nanti int pilihan; printf("Menu makanan : \n"); printf("1.Nasi Padang\n"); printf("2.Pempek Palembang\n"); printf("3.Siomay Bandung\n"); printf("Masukan pilihan mu (1/2/3) : "); scanf("%d",&pilihan); switch(pilihan) { case 1 : printf("Nasi Padang sudah di pesan harap menunggu beberapa menit\n");break; case 2 : printf("Pempek Palembang sudah di pesan harap menunggu beberapa menit\n");break; case 3 : printf("Siomay Bandung sudah di pesan harap menunggu beberapa menit\n");break; default : printf("Pilihan yang anda masukan tidak tersedia\n");break; } return 0; }
Output nya :
![]() |
| Perkondisian dengan Bahasa C |
kalau dilihat dari Source Code nya .
Pertama kita membuat Variable untuk menampung pilihan User ,lalu inputan itu akan di over ke perintah ( switch ) setelah melewati perintah switch maka dia akan mengecek kesetiap ( Case ) yang ada didlm switch apakah dia memenuhi case tersebut atau tidak . kondisi yang ada di case tersebut adalah yang ada di sebelah case .Sebenarnya bukan cuma integer saja yang dapat dijadi kan suatu kondisi ,tapi dicase juga sama seperti if else di switch case kita juga dapat membuat pilihan seperti tipe data Char ,String ,Integer dll .
contoh char :
switch(kondisi)
{
case 'a' : printf("A");break;
case 'b' : printf("B");break;
default : printf("Inputan yg anda masukan tidak tersedia");break;
}
contoh string :
switch(kondisi)
{
case "januari" : printf("Bulan pertama"); break;
case "februari" : printf("Bulan kedua");break;
default : printf("Inputan yg anda masukan tidak tersedia");break;
}
ingat bahwa char itu menggunakan petik 1 dan string menggunakan petik 2 .
Jadi kalau if else sama dengan switch case terus apa yang membedakan nya dan kapan menggunakan if else atau pun switch case ?
- penggunaan if else yaitu ketika inputan yang dimasukan user mempunyai banyak kemungkinan pada inputan user . misal dari angka 1 - 1000 kita tidak tau kemungkinan nya nilai berapa yang akan dimasukan oleh user jadi kita lebih mudah menggunakan perkondisian if else dengan kondisi " if ( nilai < 1000 && nilai >= 0 ) " jadi kita dapat memenuhi kondisi dari user tanpa perlu untuk membuat banyak kondisi 1 per 1 .
- Penggunaan Switch Case yaitu ketika inputan user dapat kita tebak atau kita ketahui seperti contoh menu makanan diatas kita tau bahwa user hanya boleh menginput 1 , 2 , dan 3 jadi kita bisa menggunakan Switch Case disini karena kita mengetahui apa yang akan di input oleh User .
Mungkin cukup sekian dari saya selanjutnya akan saya jelaskan tentang perulangan ( looping ) dalam bahasa C.

Emoticon Emoticon